Beranda News Kritik ‘Kebebasan Berbicara’ Khabib Nurmagomedov Ikut Menyuarakan Kemarahannya

Kritik ‘Kebebasan Berbicara’ Khabib Nurmagomedov Ikut Menyuarakan Kemarahannya

Khabib Nurmagomedov sebagai Juara UFC menyuarakan kemarahannya terhadap Emmanuel Macron selaku presiden Prancis yang telah membuat karikatur Nabi Muhammad SAW yang diterbitkan oleh Majalah Charlie Hebdo.

Ungkapan marah nya itu ia sampaikan lewat media sosial miliknya. Bintang UFC yang berusia 42 tahun ini mengutuk segala sesuatu bentuk pelecehan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Dikutip dari fin.co.id Khabib mengungkapkannya pada Jumat (30/20/2020) bahwa

“Semoga Yang Mahakuasa menodai wajah makhluk ini dan semua pengikutnya yang dengan slogan kebebasan berbicara, menyinggung perasaan lebih dari satu setengah miliar umat Muslim,” Tulisnya.

Emmanuel Macron berspekulasi bahwa karikatur Nabi adalah sebagai bentuk kebebasan berekspresi di negaranya yaitu Prancis. Nampaknya, Khabib sangat murka dengan pernyataan orang nomer satu di Prancis tersebut.

“Semoga Yang Mahakuasa mempermalukan mereka di kehidupan ini, dan dikehidupan selanjutnya. Allah itu cepat dalam perhitungan dan Anda akan melihatnya,” Lanjutnya.

“Kami adalah Muslim,kami mencintai Nabi Muhammad kami(dmai dan berkah Allah besertanya) lebih dari ibu kami,ayah,anak anak,istri dan semua orang lain yang dekat dengan hati kami. Percayalah,provokasi ini akan kembali kepada mereka,akhirnya selalu untuk yang takut akan tuhan,” Ungkapnya

Dengan begitu ia menyatakan bahwa, sebagai muslim ia mengaku mencintai Nabi Muhammad SAW yang  melebihi cintanya kepada orang tua, anak-anak dan semua orang dekatnya serta ia juga meyakini bahwa semua ini akan dibalas kembali oleh Allah ta’ala.

“Sungguh,mereka yang mencaci Allah dan Rasul-Nya, mengutuk Allah di dunia ini dan di akhirat dan mempersiapkan siksaan yang memalukan bagi mereka,” Lugasnya dengan mengutip Al-Qur’an surat 33:57.(*Rnd)

 

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here