Beranda Cerita Cerita Pendek : Anna

Cerita Pendek : Anna

Cinta memang buta.

Pepatah yang sangat tepat bagiku insan yang sering dibilang “Gila” oleh kebanyakan orang.

Entah alasan apa mereka memanggilku seperti itu.

Well, aku memang tak terlalu memedulikan mereka. Hal yang terpenting dihidupku adalah aku telah pacaran dengan wanita yang kucintai.

***

Salam kutuliskan melalui tarian pena di secarik kertas usang ini. Perkenalkan, namaku Fajar. Seorang pria sebatang kara yang harus menjalani kehidupan pahit ini.

Untungnya, aku menemukan seseorang yang mampu membuatku bangkit untuk menjalani kehidupan fana ini.

Menolong ku disaat keterpurukan melanda tubuh lemah ini. Ialah Anna, kekasihku.

Seorang wanita cantik berdarah belanda itu sering menjadi malaikat di kehidupanku.

Paras indah disertai suara lembutnya selalu memberikan diri ini rasa nyaman saat berada di dekatnya.

Rambut hitam legam tergerai panjang membuat angin bahagia saat menghembusnya.

Pakaian yang sering ia gunakan memiliki motif bunga dengan sentuhan warna merah jambu diseluruh bagian baju itu.

Ia tak pernah mengganti pakaian tersebut. “Ini pakaian favoritku” jawaban yang sering ia lontarkan apabila aku menanyakan hal tersebut.

Gadis cantik itu sudah kupacari sejak 2017 lalu. 4 tahun berlalu. Bersama-sama menikmati suka duka nya hidup ini.

“gila” satu kata yang sering dilontarkan oleh temanku dikala aku memperkenalkan kekasihku ini.

Aneh, hanya itu yang sering terbesit di benakku kala mereka menyebutku dengan sebutan ‘gila’.

Aku tak tahu maksud mereka, apakah karena ia terlalu cantik untuk dimiliki oleh aku, seorang pria jelek?

Ataukah karena kekasih ku itu tak bisa dilihat oleh mereka?

(*Rnd)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here